Buku Panduan Pengguna
SiPetaSos (Sistem Informasi Peta Sosial & Rumah Ibadah)
Daftar Isi
- Pendahuluan
- Tujuan Aplikasi
- Role Pengguna
- Ketentuan Umum Penggunaan
- Panduan Penggunaan untuk Publik
- Panduan Penggunaan untuk Walikota
- Panduan Penggunaan untuk Admin
- Panduan Fitur Peta Interaktif
- Panduan Analisis Blank Spot
- Panduan Indeks Kerentanan
- Panduan Laporan Masyarakat
- Troubleshooting
- Penutup
1. Pendahuluan
SiPetaSos (Sistem Informasi Peta Sosial & Rumah Ibadah) adalah aplikasi WebGIS berbasis web yang digunakan untuk memetakan data sosial masyarakat, khususnya data kerentanan sosial atau kemiskinan, serta menganalisis cakupan fasilitas rumah ibadah di suatu wilayah.
Aplikasi ini menampilkan data dalam bentuk peta interaktif sehingga pengguna dapat melihat persebaran titik keluarga miskin, rumah ibadah, jalan, SPBU, parsil tanah, serta laporan masyarakat secara lebih mudah dan informatif.
Salah satu fitur utama dalam SiPetaSos adalah Analisis Blank Spot, yaitu fitur untuk mengetahui apakah suatu keluarga miskin berada dalam jangkauan fasilitas rumah ibadah atau berada di luar cakupan layanan. Data yang tercover ditampilkan dengan marker berwarna hijau, sedangkan data yang berada di luar radius cakupan ditampilkan dengan marker berwarna merah.
2. Tujuan Aplikasi
Aplikasi SiPetaSos dibuat dengan tujuan sebagai berikut:
- Membantu pendataan data sosial masyarakat secara digital.
- Mempermudah pemetaan data kemiskinan berdasarkan lokasi geografis.
- Menampilkan persebaran rumah ibadah dan fasilitas pendukung lainnya.
- Membantu pemerintah atau pihak terkait dalam melihat area yang belum terjangkau fasilitas.
- Menyediakan informasi blank spot secara otomatis melalui peta interaktif.
- Memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan atau pengaduan.
- Mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data spasial.
3. Role Pengguna
Aplikasi SiPetaSos memiliki tiga jenis pengguna utama, yaitu:
3.1 Admin
Admin adalah pengguna yang memiliki hak akses penuh terhadap sistem. Admin dapat melakukan pengelolaan data, seperti menambah, melihat, mengubah, dan menghapus data.
Hak akses Admin meliputi:
- Login ke sistem.
- Mengelola data kemiskinan.
- Mengelola data anggota keluarga.
- Mengelola data rumah ibadah.
- Mengelola data infrastruktur, seperti jalan, SPBU, dan parsil tanah.
- Mengelola histori bantuan.
- Melihat dan merespon laporan masyarakat.
- Melihat dashboard dan peta interaktif.
- Melihat hasil analisis blank spot.
3.2 Walikota
Walikota adalah pengguna dengan hak akses view-only. Artinya, Walikota hanya dapat melihat data tanpa mengubah atau menghapus data.
Hak akses Walikota meliputi:
- Login ke sistem.
- Melihat dashboard ringkasan data.
- Melihat peta interaktif.
- Melihat persebaran data kemiskinan.
- Melihat persebaran rumah ibadah.
- Melihat area blank spot.
- Melihat laporan masyarakat.
- Melihat ringkasan data tanpa melakukan perubahan.
3.3 Publik
Publik adalah pengguna umum yang dapat mengakses aplikasi tanpa login.
Hak akses Publik meliputi:
- Melihat sebaran titik pada peta.
- Melihat informasi umum pada peta.
- Mengirim laporan masyarakat melalui tombol yang tersedia di header.
- Tidak dapat mengubah, menambah, atau menghapus data.
4. Ketentuan Umum Penggunaan
Sebelum menggunakan aplikasi SiPetaSos, perhatikan ketentuan berikut:
- Pastikan perangkat terhubung ke internet.
- Gunakan browser modern seperti Google Chrome, Microsoft Edge, atau Mozilla Firefox.
- Pastikan lokasi data yang dimasukkan sudah sesuai dengan koordinat sebenarnya.
- Data NIK, KK, dan informasi keluarga harus dimasukkan dengan benar.
- Pengguna Admin wajib menjaga kerahasiaan akun.
- Publik hanya dapat mengirim laporan dan melihat informasi umum pada peta.
- Walikota hanya dapat melihat data tanpa melakukan perubahan.
5. Panduan Penggunaan untuk Publik
5.1 Membuka Aplikasi
- Buka browser pada perangkat.
- Masukkan alamat website aplikasi SiPetaSos.
- Halaman utama aplikasi akan tampil.
- Publik dapat langsung melihat peta tanpa login.
5.2 Melihat Sebaran Titik pada Peta
- Buka halaman utama aplikasi.
- Perhatikan tampilan peta.
- Gunakan tombol zoom untuk memperbesar atau memperkecil peta.
- Klik marker pada peta untuk melihat informasi singkat.
- Geser peta untuk melihat wilayah lain.
5.3 Mengirim Laporan Masyarakat
- Klik tombol Laporan Masyarakat pada bagian header.
- Sistem akan menampilkan form laporan.
- Isi data yang diminta (Nama, Kontak, Isi, Lokasi).
- Pastikan laporan sudah benar.
- Klik tombol Kirim.
Sistem akan menyimpan laporan dengan status awal Menunggu.
6. Panduan Penggunaan untuk Walikota
6.1 Login sebagai Walikota
- Buka halaman login SiPetaSos.
- Masukkan username atau email Walikota.
- Masukkan password.
- Klik tombol Login.
6.2 Melihat Dashboard Ringkasan Data
Dashboard menampilkan ringkasan informasi penting (Total KK, kemiskinan, rumah ibadah, laporan, persentase blank spot).
6.3 Melihat Peta Interaktif
- Pilih menu Peta atau Dashboard Peta.
- Gunakan fitur zoom dan klik marker untuk melihat detail.
- Aktifkan atau nonaktifkan layer tertentu.
6.4 Melihat Persebaran Blank Spot
- Masuk ke halaman peta.
- Aktifkan layer Blank Spot.
- Perhatikan warna marker (Hijau = Tercover, Merah = Blank Spot).
7. Panduan Penggunaan untuk Admin
7.1 Login & Logout
Sama seperti Walikota, gunakan username dan password Admin. Untuk keluar, klik nama akun di kanan atas dan pilih Logout.
7.3 Mengelola Data Kemiskinan
Menambah Data Kemiskinan:
- Pilih menu Data Kemiskinan > Klik tombol Tambah Data.
- Isi form data (Nama, KK, Alamat, Kondisi Rumah, dll).
- Tentukan titik lokasi pada peta.
- Klik tombol Simpan.
Mengedit/Menghapus: Gunakan tombol Edit atau Hapus pada list data.
7.4 Mengelola Anggota Keluarga
- Masuk ke detail data KK miskin.
- Klik tombol Kelola Anggota Keluarga.
- Klik Tambah Anggota dan isi NIK, Nama, Tanggal Lahir, dll.
Catatan: Data Kepala Keluarga tersinkronisasi otomatis dengan form data kemiskinan utama.
7.5 Mengelola Data Rumah Ibadah
- Pilih menu Rumah Ibadah > Klik tombol Tambah Data.
- Isi form dan tentukan Radius Cakupan.
- Simpan. Radius ini akan digunakan untuk menghitung Blank Spot.
7.6 Mengelola Data Infrastruktur
Tersedia menu untuk menambah jalan (polyline), SPBU (marker), dan parsil tanah (polygon).
7.7 Mengelola Histori Bantuan
- Masuk ke detail data KK.
- Klik Histori Bantuan > Tambah Bantuan.
- Isi jenis bantuan, tanggal, sumber, dan nominal.
8. Panduan Fitur Peta Interaktif
SiPetaSos menggunakan peta interaktif berbasis Leaflet.js.
- Marker: Menampilkan titik lokasi (KK, Masjid, SPBU).
- Polyline: Menampilkan garis (Jalan).
- Polygon: Menampilkan area (Parsil Tanah).
- Circle Radius: Menampilkan cakupan layanan rumah ibadah.
9. Panduan Analisis Blank Spot
Sistem akan melakukan analisis secara otomatis:
- Menggambar radius cakupan di sekitar rumah ibadah.
- Membandingkan lokasi KK miskin dengan radius tersebut.
- Marker Hijau (Tercover): KK berada dalam radius.
- Marker Merah (Blank Spot): KK berada di luar radius.
10. Panduan Indeks Kerentanan
Sistem menghitung indeks kerentanan otomatis berdasarkan ketersediaan air, listrik, kesehatan, dan kondisi rumah yang diinput admin.
- Miskin Ekstrem: Kondisi sangat rentan dan fasilitas dasar sangat terbatas.
- Miskin: Berada pada kategori miskin, tapi tidak separah miskin ekstrem.
- Rentan: Memiliki risiko sosial ekonomi, namun masih memiliki sebagian fasilitas dasar.
11. Panduan Laporan Masyarakat
Publik mengirim laporan. Laporan masuk akan memunculkan badge notifikasi merah untuk Admin.
Admin merespon dengan mengubah status: Menunggu -> Diproses -> Selesai -> Ditolak.
12. Troubleshooting
- Tidak Bisa Login: Periksa username, password huruf besar/kecil.
- Peta Tidak Muncul: Periksa koneksi internet (Peta mengambil data dari OpenStreetMap).
- Data Blank Spot Tidak Sesuai: Periksa apakah koordinat KK/Rumah Ibadah sudah tepat, atau radius cakupan terlalu kecil.
- Badge Laporan Tidak Hilang: Masih ada laporan berstatus "Menunggu", ubah status lalu refresh halaman.
13. Penutup
Buku panduan ini dibuat untuk membantu pengguna memahami cara menggunakan aplikasi SiPetaSos sesuai dengan hak akses masing-masing role. Diharapkan aplikasi ini dapat membantu pihak terkait dalam mengambil keputusan berbasis data spasial yang akurat.