Gitignore semua file markdown kecuali README

RANCANGAN.md dan METODOLOGI_ASESMEN_KOMPONEN.md jadi catatan lokal saja
(berkasnya tetap ada, cuma tidak lagi ikut repositori).

Co-Authored-By: Claude Sonnet 5 <noreply@anthropic.com>
This commit is contained in:
Power BI Dev
2026-07-23 23:31:01 +07:00
parent d5edbe2134
commit d6469a01dc
3 changed files with 4 additions and 461 deletions
+4
View File
@@ -6,3 +6,7 @@ __pycache__/
# pengaturan lokal Claude Code
.claude/
# dokumen markdown lokal (catatan/rancangan kerja) — kecuali README
*.md
!README.md
-234
View File
@@ -1,234 +0,0 @@
# Metodologi Asesmen: Sub-CPMK vs Komponen
Dokumen ini menjelaskan **dua sudut pandang nilai** di halaman Input Nilai
(`/nilai/<kode>`) — bagaimana keduanya dihitung, bagaimana keduanya berbeda,
dan bagaimana pembagian bobot bekerja ketika satu komponen (mis. Tugas) diisi
lewat beberapa sesi yang masing-masing menyasar sebagian Sub-CPMK saja.
Pelengkap `RANCANGAN.md §7` (roll-up CPMK/CPL tingkat prodi) dan halaman
`/metodologi` (dokumentasi resmi untuk asesor) — dokumen ini fokus ke lapisan
**di dalam satu MK**: dari nilai mentah yang diketik dosen, sampai ke skor
Sub-CPMK yang jadi bahan roll-up CPMK/CPL.
## 1. Dua tampilan, satu sumber data
| | **Nilai per Mahasiswa** (berdasarkan Sub-CPMK) | **Nilai per Komponen** (berdasarkan komponen) |
|---|---|---|
| Kolom tabel | Tiap Sub-CPMK (Sub-051-1, Sub-051-2, ...) | Tiap komponen (Kuis, Tugas, UTS, ...) |
| Isi sel | Skor Sub-CPMK — presisi, boleh beda-beda dalam satu komponen | Rata-rata skor **mentah** tiap sesi/instrumen komponen itu yang diikuti mahasiswa |
| Dipakai untuk roll-up CPMK/CPL? | **Ya** — ini sumber kebenaran satu-satunya | **Tidak** — murni ringkasan & alat edit cepat |
| Efek saat diedit | Menulis persis ke Sub-CPMK yang diketik | Menulis nilai yang sama ke **semua** Sub-CPMK komponen itu (menimpa presisi bila sebelumnya beda-beda) |
Intinya: **Sub-CPMK adalah satuan ukur OBE yang sesungguhnya.** "Komponen" (Kuis,
Tugas, UTS, dst.) hanyalah *label pengelompokan instrumen penilaian* — satu
komponen bisa mengukur beberapa Sub-CPMK sekaligus, dan satu Sub-CPMK bisa
diukur oleh lebih dari satu komponen. "Nilai per Komponen" cuma jendela lain
untuk melihat/mengedit data yang sama, dari sudut instrumen bukan dari sudut
capaian.
## 2. Alur data lengkap
```mermaid
flowchart TD
ISI["Isi Nilai per komponen\n(sesi bernama; Tugas boleh pilih\nsubset Sub-CPMK per sesi)"] --> SESI
GRID["Nilai per Mahasiswa\n(ketik langsung per Sub-CPMK)"] --> SK
SESI["sesi[komponen]\n= daftar sesi mentah tiap komponen\n(nim → skor, subset Sub-CPMK opsional)"]
SESI <--> KOMP["Nilai per Komponen\n(tampil = rata-rata sesi;\nketik = sesi baru 'Input Cepat')"]
SESI --> H["skor_dari_sesi()\nbagi kontribusi per Sub-CPMK,\ntertimbang bobot_komponen ÷ n_subs_komponen"]
H --> SK["Skor Sub-CPMK per mahasiswa\n(mahasiswa[].skor — SUMBER KEBENARAN)"]
SK --> CPMK["rollup_mk(): Skor CPMK\n= rata-rata Sub-CPMK pendukung"]
CPMK --> CPL["Skor CPL (dalam MK)\n= rata-rata CPMK pendukung"]
CPMK --> PRODI["rollup_prodi(): CPMK/CPL tingkat prodi\n(lintas semua MK pemikul)"]
SK --> AKHIR["Nilai Akhir mahasiswa\n= Σ(bobot_sub × skor_sub) / Σ bobot_sub\n(bobot dari RPS, bagi rata per komponen)"]
```
Dua hal penting dari diagram ini:
1. **"Nilai per Komponen" bukan jalur data terpisah — ia baca/tulis ke sesi
yang sama** yang dipakai `skor_dari_sesi()`. Angka yang **ditampilkan** di
situ (rata-rata sesi) tidak dipakai langsung oleh rumus manapun — ia
sekadar ringkasan. Tapi begitu diedit (diketik ulang), perubahan itu
tercatat sebagai sesi baru "Input Cepat" dan **ikut dihitung** lewat jalur
yang sama seperti sesi bernama lain — jadi tetap satu sumber kebenaran,
bukan data ganda yang bisa tidak sinkron.
2. **"Nilai Akhir" (nilai huruf/angka mahasiswa) dan "Ketercapaian CPMK/CPL"
(OBE) adalah dua rumus berbeda** yang sama-sama diturunkan dari skor
Sub-CPMK, tapi dengan cara menimbang yang berbeda (lihat §6).
## 3. Komponen berulang vs sekali-jalan
| Tipe | Contoh | Bisa berapa sesi? | Sub-CPMK per sesi |
|---|---|---|---|
| **Berulang** | Kuis, Presentasi, Tes Lisan | Banyak — tiap sesi dirata-rata sederhana | Selalu semua Sub-CPMK komponen itu |
| **Berulang + subset** | **Tugas** (Observasi/Praktik) | Banyak, tiap sesi = satu tugas bernama | **Bisa dipilih sebagian** — lihat §4 |
| **Sekali-jalan** | UTS, UAS | Satu — mengisi lagi menimpa sesi yang sama | Selalu semua Sub-CPMK komponen itu |
Komponen **Tugas** adalah satu-satunya yang mendukung penyasaran Sub-CPMK per
sesi (checklist di form "Isi Nilai"), karena secara alami satu MK sering punya
beberapa tugas berbeda yang masing-masing menguji kemampuan (Sub-CPMK) yang
berbeda pula — beda dari Kuis/Presentasi yang biasanya satu instrumen menguji
semua Sub-CPMK yang sama tiap kali.
## 4. Sub-CPMK per sesi — bagaimana pembagiannya
Saat RPS menetapkan komponen Tugas mengukur, misalnya, **4 Sub-CPMK** dengan
bobot **20%**, checklist di form "Isi Nilai" **selalu dibatasi ke 4 Sub-CPMK
itu saja** (tak bisa menambah Sub-CPMK di luar yang RPS tetapkan) — bawaannya
semua tercentang, dosen tinggal **mengurangi** centang sesuai Sub-CPMK mana
yang benar-benar diuji tugas tsb.
**Aturan penggabungan kontribusi** (fungsi `skor_dari_sesi`):
- Untuk tiap Sub-CPMK di dalam komponen itu, sistem mencari **semua sesi**
yang menyasarnya (baik yang eksplisit memilihnya, atau sesi lama yang tak
punya pilihan subset sama sekali → dianggap menyasar semua Sub-CPMK
komponen).
- Sesi-sesi yang relevan itu dirata-rata sederhana dulu **per Sub-CPMK**
(bukan rata dulu antar-tugas lalu disebar rata — tiap Sub-CPMK punya rata-
ratanya sendiri dari tugas yang benar-benar mengukurnya).
- **Bobot komponen (20%) dibagi rata ke SEMUA 4 Sub-CPMK milik komponen itu**
(5% tiap Sub-CPMK) — pembagian ini memakai jumlah Sub-CPMK **komponen**,
bukan jumlah Sub-CPMK **sesi tertentu**. Bobot per-Sub-CPMK inilah yang
dipakai untuk menimbang kalau Sub-CPMK yang sama juga diukur komponen lain
(mis. Presentasi turut menilai Sub-052).
```mermaid
flowchart LR
subgraph RPS["RPS: Observasi (Praktik/Tugas) — bobot 20%, 4 Sub-CPMK"]
direction TB
RSub1["Sub-051-1"]
RSub2["Sub-051-2"]
RSub3["Sub-052-1"]
RSub4["Sub-052-2"]
end
T1["Tugas 1: Analisis Kasus\n(centang: Sub-051-1, Sub-051-2)"] --> RSub1
T1 --> RSub2
T2["Tugas 2: Proyek Mini\n(centang: Sub-052-1, Sub-052-2)"] --> RSub3
T2 --> RSub4
T3["Tugas 3: Presentasi Studi Kasus\n(centang: semua 4)"] --> RSub1
T3 --> RSub2
T3 --> RSub3
T3 --> RSub4
```
## 5. Skenario nyata: tugas menyasar sebagian Sub-CPMK
Studi kasus dari MK Logika Komputasional — komponen **Observasi (Praktik/
Tugas)**, bobot RPS **20%**, mencakup 4 Sub-CPMK: `Sub-051-1`, `Sub-051-2`,
`Sub-052-1`, `Sub-052-2`.
> **Penyederhanaan untuk ilustrasi:** contoh di bawah mengasumsikan keempat
> Sub-CPMK itu **hanya** diukur komponen Tugas, supaya mekanisme pembagiannya
> kelihatan jelas. Di data MK ini yang sebenarnya, `Sub-051-1/2` juga ikut
> diukur komponen **Tes Tulis (UTS)** — lihat §5.1 untuk contoh gabungan
> lintas-komponen dengan angka riil.
**Tiga tugas dibuat sepanjang semester:**
| Sesi | Sub-CPMK disasar | Nilai per mahasiswa |
|---|---|---|
| Tugas 1: Analisis Kasus | Sub-051-1, Sub-051-2 | Andi 85 · Budi 92 |
| Tugas 2: Proyek Mini | Sub-052-1, Sub-052-2 | Citra 78 · Dedi 88 |
| Tugas 3: Presentasi Studi Kasus | Semua 4 Sub-CPMK | Andi 88 · Budi 90 · Citra 82 · Dedi 86 · Eka 79 |
**Hasil skor per Sub-CPMK** (rata-rata sederhana dari sesi yang relevan tiap
Sub-CPMK):
| Mahasiswa | Sub-051-1 / -2 | Sub-052-1 / -2 | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Andi | (85 + 88) / 2 = **86,5** | 88 (dari Tugas 3 saja) | Ikut Tugas 1 & 3 |
| Budi | (92 + 90) / 2 = **91** | 90 (dari Tugas 3 saja) | Ikut Tugas 1 & 3 |
| Citra | 82 (dari Tugas 3 saja) | (78 + 82) / 2 = **80** | Ikut Tugas 2 & 3 |
| Dedi | 86 (dari Tugas 3 saja) | (88 + 86) / 2 = **87** | Ikut Tugas 2 & 3 |
| Eka | 79 (dari Tugas 3 saja) | 79 (dari Tugas 3 saja) | Cuma ikut Tugas 3 |
Perhatikan: **Sub-051 dan Sub-052 milik satu mahasiswa boleh berbeda** — itu
tepat sesuai fakta bahwa Tugas 1 dan Tugas 2 mengukur kemampuan yang berbeda.
Ini yang dipakai untuk ketercapaian **CPMK051** dan **CPMK052** — masing-
masing presisi sesuai tugas yang benar-benar mengukurnya, bukan dicampur rata.
**Tampilan "Nilai per Komponen"** (rata-rata mentah tiap tugas yang diikuti,
independen dari Sub-CPMK):
| Mahasiswa | Tugas 1 | Tugas 2 | Tugas 3 | Rata-rata tampil |
|---|---|---|---|---|
| Andi | 85 | — | 88 | (85+88)/2 = **86,5** |
| Budi | 92 | — | 90 | (92+90)/2 = **91** |
| Citra | — | 78 | 82 | (78+82)/2 = **80** |
| Dedi | — | 88 | 86 | (88+86)/2 = **87** |
| Eka | — | — | 79 | **79** |
Perhatikan Andi: "Nilai per Komponen"-nya **86,5** kebetulan sama dengan skor
Sub-051 (86,5), tapi **berbeda** dari skor Sub-052-nya (88) — karena kolom
"Nilai per Komponen" cuma satu angka gabungan dari *seluruh* tugas yang
diikuti (Tugas 1 + Tugas 3), tanpa mempedulikan Sub-CPMK mana yang disasar
tiap tugas. Pola yang sama berlaku untuk Budi, Citra, dan Dedi. Kalau kolom
ini **diketik ulang** (dijadikan override manual), nilai baru itu akan
ditulis **rata ke keempat Sub-CPMK** sekaligus — jadi presisi Sub-051 vs
Sub-052 akan hilang untuk mahasiswa itu kalau memang sengaja ditimpa.
### 5.1 Saat Sub-CPMK yang sama diukur >1 komponen (angka riil)
Di RPS MK ini, `Sub-051-1`/`Sub-051-2` sebenarnya diukur **dua komponen**:
Observasi (Praktik/Tugas) — bobot 20%, 4 Sub-CPMK — **dan** Tes Tulis (UTS)
— bobot 25%, 6 Sub-CPMK. Andi punya nilai UTS = 80 (sesi tunggal, berlaku ke
keenam Sub-CPMK UTS) selain nilai Tugas-nya di atas.
**Bobot kontribusi tiap komponen ke Sub-051** = bobot komponen ÷ jumlah
Sub-CPMK komponen itu (bukan jumlah Sub-CPMK yang disasar sesi tertentu):
```
w(Tugas) = 20% ÷ 4 Sub-CPMK = 5,0%
w(UTS) = 25% ÷ 6 Sub-CPMK = 4,1667%
```
**Skor Sub-051 Andi** = rata-rata tertimbang kedua kontribusi itu:
```
rata Tugas (Tugas 1 & 3) = (85 + 88) / 2 = 86,5
rata UTS = 80
skor Sub-051 = (5,0% × 86,5) + (4,1667% × 80)
────────────────────────────────
5,0% + 4,1667%
= (4,325 + 3,3333) / 0,091667 = 83,55
```
Ini **persis** angka yang muncul di grid Sub-CPMK aplikasi (83,5455 — beda
tipis karena pembulatan). Jadi kalau sebuah Sub-CPMK diukur lebih dari satu
komponen, komponen dengan **bobot lebih besar relatif terhadap jumlah
Sub-CPMK yang ditanggungnya** akan lebih dominan menentukan skor akhir
Sub-CPMK itu — bukan sekadar rata-rata polos antar komponen.
## 6. Nilai Akhir (huruf mutu) vs Ketercapaian CPL/CPMK (OBE)
Dua angka yang **kelihatannya mirip** tapi rumusnya beda tujuan:
| | **Nilai Akhir mahasiswa** | **Ketercapaian CPMK/CPL** |
|---|---|---|
| Untuk apa | Nilai/huruf mutu mahasiswa (transkrip) | Evaluasi kurikulum (OBE) |
| Rumus | Σ(bobot Sub-CPMK × skor mahasiswa) / Σ bobot — bobot dari RPS, dibagi rata per Sub-CPMK dalam tiap komponen | Rata-rata sederhana Sub-CPMK → CPMK → CPL (bagi rata, tanpa bobot RPS) |
| Level | Per mahasiswa, per MK | Per angkatan/kelas, lintas MK (tingkat prodi) |
| Halaman | Kolom "Nilai Akhir" di form Nilai | Halaman Rekap CPL/CPMK, Dasbor Monitoring |
Keduanya bersumber dari **skor Sub-CPMK yang sama** — bedanya cuma di cara
menimbang saat digulung ke atas.
## 7. Ringkasan rumus
```
skor Sub-CPMK = rata-rata sesi yang menyasarnya (lintas komponen,
tertimbang bobot_komponen ÷ n_subs_komponen)
Nilai Akhir = Σ(bobot_sub × skor_sub) / Σ bobot_sub
Skor CPMK (dlm MK) = rata-rata skor Sub-CPMK pendukung
Skor CPL (dlm MK) = rata-rata skor CPMK pendukung
Skor CPMK (prodi) = rata-rata skor CPMK itu lintas semua MK pemikul
Skor CPL (prodi) = rata-rata skor CPMK pendukung, lintas prodi
Nilai per Komponen = rata-rata skor MENTAH sesi komponen itu yang diikuti
mahasiswa (tampilan/edit cepat — tidak dipakai di
rumus manapun di atas secara langsung; edit di sini
menulis balik ke skor Sub-CPMK secara rata)
```
-227
View File
@@ -1,227 +0,0 @@
# Rancangan Aplikasi Penyusunan RPS & Portofolio Mata Kuliah
**Prodi Informatika (S-1) · Universitas Tanjungpura — Kurikulum OBE**
## 1. Tujuan
Membantu dosen menyusun **RPS (format APTIKOM 2024)** dan **Portofolio Mata Kuliah**
melalui form web, lalu menghasilkan dokumen **.docx yang formatnya identik dengan
template resmi** — tanpa dosen menyentuh Word sama sekali.
Nilai tambah utama: data kurikulum yang sudah ada (10 CPL, 34 CPMK, 49 MK,
549 Sub-CPMK — sumber: dashboard pemetaan) dipakai untuk **mengisi otomatis**
bagian CPL/CPMK/Sub-CPMK begitu dosen memilih mata kuliah. Dosen hanya melengkapi
bagian yang memang pengetahuannya: tabel mingguan, penilaian, referensi.
## 2. Keputusan desain (sudah disepakati)
| Aspek | Keputusan |
|---|---|
| Deployment | Web app + server, deploy via Coolify (Dockerfile), seperti dashboard |
| Backend | Python: FastAPI + SQLite + python-docx |
| Autentikasi | **Login dengan NIP** — username = NIP, password awal = NIP (revisi 14 Jul 2026 — dibutuhkan karena aplikasi menyimpan nilai per mahasiswa; kredensial dibuat sesederhana mungkin atas keputusan user). Dua peran: **kaprodi** (kelola akun, penugasan MK, impor daftar mahasiswa, pengaturan, cadangan) dan **dosen** (edit RPS/porto & lihat nilai hanya pada MK yang ditugaskan; RPS MK lain terbuka baca). Keputusan awal "tanpa login" dibatalkan. |
| Template RPS | `Template_RPS_APTIKOM2024.docx` (kode generatornya sudah ada: `buat_template_rps.py`) |
| Template Portofolio | Akan diberikan user — generator dibuat setelah file diterima |
## 3. Arsitektur
```
┌──────────────────────────── Docker (Coolify) ────────────────────────────┐
│ FastAPI (uvicorn, port 8000) │
│ ├── UI: Jinja2 templates + sedikit JS vanilla (tanpa build step) │
│ ├── API: CRUD RPS/Portofolio, generate .docx │
│ ├── Generator dokumen: python-docx (refactor dari buat_template_rps.py) │
│ └── SQLite ←── volume persisten Coolify (/data/app.db) │
└──────────────────────────────────────────────────────────────────────────┘
Seed data: JSON kurikulum diekstrak dari dashboard-deploy/index.html (baris 237)
```
Prinsip: **satu container, tanpa build frontend, tanpa dependensi eksternal saat runtime.**
Form dirender server-side; interaktivitas (tambah baris minggu, hitung total bobot)
pakai JS vanilla inline.
## 4. Model data
Entitas kurikulum (read-only, di-seed sekali dari JSON dashboard, bisa di-reseed):
- `cpl` — kode, deskripsi
- `mk` — kode, nama, sks, semester
- `cpmk` — kode, deskripsi, relasi ke CPL
- `sub_cpmk` — kode, uraian, relasi ke CPMK & MK
Entitas isian dosen:
- `rps` — satu per MK per tahun ajaran:
- identitas (bobot teori/praktikum, prasyarat, dosen pengampu, koordinator, kaprodi)
- deskripsi singkat MK
- pilihan CPL/CPMK/Sub-CPMK yang dibebankan (default: semua hasil pemetaan, bisa dikurangi)
- `rps_minggu` — 16 baris (minggu, sub-CPMK, indikator, kriteria & bentuk penilaian,
metode & estimasi waktu, materi & referensi, bobot %) — minggu 8 = UTS, 16 = UAS
- `rps_bobot` — rekap komponen penilaian (Tugas/Kuis, Praktikum, UTS, UAS)
- `rps_referensi` — daftar pustaka (APA)
- status: `draft` / `selesai`, `updated_at`, `updated_by` (nama diketik bebas)
- `portofolio` — satu per MK per semester berjalan; **struktur field mengikuti template
yang akan diberikan** (umumnya: realisasi pembelajaran, ketercapaian CPMK, distribusi
nilai, refleksi, rencana perbaikan)
Entitas pengukuran (lihat §7):
- `nilai_komponen` — realisasi skor per komponen penilaian per MK per semester
(rata-rata kelas 0100; opsional per mahasiswa via impor CSV pada tahap lanjut)
- Bobot penilaian per Sub-CPMK **tidak perlu entitas baru** — sudah terkandung di
`rps_minggu.bobot` (tiap baris minggu terikat ke Sub-CPMK) dan `rps_bobot`
## 5. Arah visual (UI)
Kekhawatiran user: tampilan tidak boleh terasa "template buatan AI". Kesepakatan kerja:
- **Tanpa framework CSS** (tanpa Tailwind/Bootstrap) — CSS ditulis tangan mengikuti
satu arah visual yang dipilih dari mockup.
- Tiga kandidat arah sudah dibuat sebagai mockup nyata (artifact
`Arah Visual — Aplikasi RPS & Portofolio`):
- **A · Dokumen Dinas** — tata naskah resmi: kop bergaris ganda, Times New Roman,
tabel bergaris penuh, biru `#1F4E79` dari template Word, status berupa stempel.
- **B · Lembar Kerja Teknik** — kertas milimeter, blok judul gambar teknik,
monospace untuk data, aksen oranye drafting.
- **C · Papan Prodi** — modernisme layanan publik: blok warna datar hijau
pinus + marigold, huruf Bahnschrift besar, sudut siku, tanpa bayangan.
- Orientasi layout **landscape/lebar** (keputusan user, 14 Jul 2026): "kertas"
aplikasi selebar `min(96vw, 1720px)` — memudahkan pengisian tabel mingguan
dan selaras dengan format RPS UNTAN yang memang landscape.
- Arah terpilih: **A · Dokumen Dinas** (keputusan user, 13 Jul 2026) — palet, tipografi,
dan komponen (tabel, chip status, tombol, form) dibakukan jadi style guide kecil
di `app/static/` dan dipakai konsisten di seluruh halaman.
## 6. Alur pengguna
1. **Beranda** — daftar 49 MK + status RPS/Portofolio (belum ada / draft / selesai).
Ini sekaligus jadi tampilan pantauan untuk kaprodi.
2. **Pilih MK** → form RPS terbuka dengan bagian B/C/D **sudah terisi** dari pemetaan.
3. Dosen melengkapi identitas, deskripsi, tabel mingguan, bobot, referensi.
Validasi ringan: total bobot harus 100 %, minggu 8/16 terkunci sebagai UTS/UAS,
saran kata kerja operasional Bloom (C1C6) pada uraian.
4. **Simpan** kapan saja (draft) → **Unduh .docx** kapan saja; dokumen selalu
digenerate ulang dari data terkini sehingga format pasti konsisten.
5. Alur portofolio serupa: pilih MK → sebagian terisi dari RPS-nya → lengkapi → unduh.
## 7. Pengukuran ketercapaian CPL & CPMK — inti OBE
Dashboard yang ada (`dashboard-deploy/index.html`) memuat **graf relasi lengkap**
CPL → CPMK → MK → Sub-CPMK (549 Sub-CPMK) + matriks MK × CPL, tapi **tanpa bobot dan
tanpa nilai** — ia memetakan desain kurikulum, belum mengukur realisasinya.
Aplikasi ini melengkapi dua bahan yang hilang itu:
| Bahan | Sumber di aplikasi |
|---|---|
| Relasi Sub-CPMKCPMKCPLMK | Seed dari JSON dashboard (read-only) |
| Bobot penilaian per Sub-CPMK | Tabel mingguan (F) & rekap bobot (G) pada form RPS |
| Nilai realisasi | Form portofolio: rata-rata kelas per komponen penilaian |
**Rumus penggulungan (roll-up):**
1. **Ketercapaian Sub-CPMK** = skor komponen penilaian yang menilainya
(bila dinilai >1 komponen: rata-rata tertimbang bobot).
2. **Ketercapaian CPMK dalam satu MK** = Σ(bobot × skor Sub-CPMK pendukung) / Σ bobot.
3. **Ketercapaian CPMK tingkat prodi** = rata-rata ketercapaian CPMK itu lintas
semua MK yang mengukurnya (**bagi rata**, default — lihat catatan di bawah).
4. **Ketercapaian CPL** = rata-rata ketercapaian CPMK pendukungnya (**bagi rata**).
> **Catatan bobot antar-MK** (hasil audit spreadsheet `Draft Kurikulum Terbaru
> 2025.xlsx`, 13 Jul 2026): tidak ada matriks bobot kontribusi MK→CPL di dokumen
> kurikulum. Sheet `(%)Pemetaan CPL-MK` hanya biner (1 = memikul) + kolom "beban
> CPL" (SKS + jumlah CPL) untuk cek beban, dan sheet 18 hanya distribusi MK per
> semester. Karena itu default mengikuti praktik umum panduan KPT/OBE Dikti:
> **rata-rata sederhana dua tahap** (MK → CPMK → CPL). Opsi **tertimbang SKS**
> disediakan sebagai toggle pengaturan prodi; matriks kontribusi manual = fitur
> lanjutan bila prodi kelak menetapkannya.
5. Ambang ketercapaian (mis. ≥ 70 = tercapai) dapat diatur di pengaturan prodi.
Default bobot komponen penilaian untuk prefill rekap bobot (G) di form RPS —
diambil dari sheet `Asessement` draft kurikulum (Tabel 25): Kuis 15 %,
UTS 20 %, UAS 30 %, Tugas 35 %. Dosen bebas mengubahnya per MK.
**Keluaran pengukuran:**
- Halaman **Rekap Ketercapaian** — skor CPL & CPMK tingkat prodi per semester,
daftar CPL/CPMK di bawah ambang, dan MK mana penyumbangnya (pelengkap dashboard
pemetaan yang sudah ada).
- Tabel ketercapaian CPMK **otomatis masuk ke dokumen portofolio** tiap MK.
- Validasi di form RPS: setiap Sub-CPMK yang dipetakan ke MK harus ternilai oleh
minimal satu komponen — jika tidak, CPMK/CPL-nya tidak akan pernah terukur
(deteksi celah sejak perencanaan).
**Keputusan final (disepakati user, 13 Jul 2026, hasil kajian "auditor OBE"):**
1. **Bobot antar-MK: bagi rata dua tahap + terdokumentasi.** Aplikasi menyediakan
halaman **Metodologi Pengukuran** yang bisa dicetak (rumus roll-up, ambang,
periode) sebagai jawaban baku untuk asesor. Toggle SKS ada tapi baru diaktifkan
bila ada keputusan resmi prodi.
2. **Nilai per mahasiswa sejak awal di lapisan data.** Pintu masuk utama: unggah
Excel nilai (yang sudah dibuat dosen untuk SIAKAD). Ketik rata-rata kelas tetap
boleh sebagai transisi, tapi MK tersebut ditandai **"bukti agregat"** di rekap.
Rekap ketercapaian menampilkan **kelengkapan bukti** per CPL (x dari y MK
pemikul sudah setor nilai) berdampingan dengan skor.
3. **Kisi-kisi komponen × Sub-CPMK tampil**, terisi otomatis dari tabel mingguan
(bagi rata), dapat dikoreksi dosen, dan tercetak sebagai lampiran di dokumen
RPS/portofolio (bukti constructive alignment).
4. **Pengaturan prodi** (ambang kelulusan, skala huruf mutu, bobot default
komponen) jadi halaman sendiri — menggantikan kebijakan pinjaman dari pedoman
kampus lain yang ditemukan di sheet `Asessement`.
Temuan data yang memengaruhi UI rekap: distribusi pemikul timpang (CPL-03: 27 MK
vs CPL-10: 6 MK; CPMK-043/101/103 hanya diukur 2 MK) → indikator kelengkapan bukti
wajib tampil; granularitas tinggi (median 10, maks 24 Sub-CPMK/MK) → kisi-kisi
wajib prefill otomatis.
## 8. Generator dokumen
**Keputusan format (user, 13 Jul 2026):** RPS memakai **format resmi UNTAN**
(`RPS Template.docx`, standar Dikti SN-Dikti Permendikbud 3/2020 — landscape,
satu tabel besar berlogo UNTAN); portofolio dibuat sebagai **.docx** dengan
struktur mengikuti `Contoh Portofolio MK 040126.xlsx` (10 bagian, termasuk
Evaluasi Ketercapaian yang diisi mesin roll-up tahap 2).
- `generator/rps_untan.py` — pendekatan **isi-template-asli**: file template resmi
dimuat, sel diisi data, baris CPL/CPMK/Sub-CPMK/mingguan digandakan dari baris
prototipe (merge & gaya ikut tersalin), teks petunjuk pengisian dibuang, kop
diganti identitas prodi (fakultas/prodi via env `FAKULTAS` / `PRODI`), plus
lampiran kisi-kisi asesmen. Logo UNTAN bawaan template ikut tersalin otomatis;
logo yang sama dipakai di kop aplikasi web (`static/logo-untan.png`).
- `generator/rps_docx.py` — generator format APTIKOM 2024 (versi awal), disimpan
sebagai alternatif; tidak dipakai rute unduh.
- `generator/portofolio_docx.py` — tahap 2, meniru struktur contoh xlsx dalam
bentuk .docx.
## 9. Struktur proyek
```
rps-portofolio-app/
├── app/
│ ├── main.py # FastAPI, routing
│ ├── db.py # SQLite (sqlite3/SQLModel), skema & seed
│ ├── generator/
│ │ ├── rps_docx.py
│ │ └── portofolio_docx.py
│ ├── templates/ # Jinja2: beranda, form RPS, form portofolio
│ └── static/ # css + js vanilla
├── seed/kurikulum.json # hasil ekstraksi dari dashboard
├── Dockerfile
├── requirements.txt
└── RANCANGAN.md
```
## 10. Tahapan pengerjaan
1. **MVP RPS** — seed data kurikulum, beranda status, form RPS, generate .docx, Dockerfile.
2. **Portofolio + Pengukuran** — setelah template diterima: analisis struktur, form portofolio, input nilai komponen, mesin roll-up ketercapaian CPMK/CPL, halaman Rekap Ketercapaian, generator .docx portofolio.
3. **Penyempurnaan** — duplikasi RPS antar tahun ajaran, ekspor PDF, rekap
ketercapaian CPMK lintas MK, backup/ekspor seluruh database ke JSON.
## 11. Risiko & mitigasi
- **Tanpa login → bisa saling timpa**: setiap simpan mencatat nama & waktu; riwayat
versi sederhana (simpan snapshot JSON tiap kali status berubah ke `selesai`).
- **Data kurikulum berubah**: seed dipisah sebagai JSON; ada perintah re-seed yang
tidak menyentuh data isian dosen.
- **SQLite di container**: wajib volume persisten di Coolify (`/data`), plus tombol
ekspor database dari UI sebagai cadangan.