Dashboard pemetaan statis kini dilayani aplikasi di /dashboard (app/static/dashboard.html). Fitur lengkap Tahap 1-4 + dasbor monitoring, menu global, filter semester, input nilai langsung, penggabungan nilai team teaching, tabel bisa urut. Dockerfile berubah dari nginx statis ke uvicorn/FastAPI: healthcheck, proxy-headers, volume /data (SQLite). Co-Authored-By: Claude Fable 5 <noreply@anthropic.com>
12 KiB
Rancangan Aplikasi Penyusunan RPS & Portofolio Mata Kuliah
Prodi Informatika (S-1) · Universitas Tanjungpura — Kurikulum OBE
1. Tujuan
Membantu dosen menyusun RPS (format APTIKOM 2024) dan Portofolio Mata Kuliah melalui form web, lalu menghasilkan dokumen .docx yang formatnya identik dengan template resmi — tanpa dosen menyentuh Word sama sekali.
Nilai tambah utama: data kurikulum yang sudah ada (10 CPL, 34 CPMK, 49 MK, 549 Sub-CPMK — sumber: dashboard pemetaan) dipakai untuk mengisi otomatis bagian CPL/CPMK/Sub-CPMK begitu dosen memilih mata kuliah. Dosen hanya melengkapi bagian yang memang pengetahuannya: tabel mingguan, penilaian, referensi.
2. Keputusan desain (sudah disepakati)
| Aspek | Keputusan |
|---|---|
| Deployment | Web app + server, deploy via Coolify (Dockerfile), seperti dashboard |
| Backend | Python: FastAPI + SQLite + python-docx |
| Autentikasi | Login dengan NIP — username = NIP, password awal = NIP (revisi 14 Jul 2026 — dibutuhkan karena aplikasi menyimpan nilai per mahasiswa; kredensial dibuat sesederhana mungkin atas keputusan user). Dua peran: kaprodi (kelola akun, penugasan MK, impor daftar mahasiswa, pengaturan, cadangan) dan dosen (edit RPS/porto & lihat nilai hanya pada MK yang ditugaskan; RPS MK lain terbuka baca). Keputusan awal "tanpa login" dibatalkan. |
| Template RPS | Template_RPS_APTIKOM2024.docx (kode generatornya sudah ada: buat_template_rps.py) |
| Template Portofolio | Akan diberikan user — generator dibuat setelah file diterima |
3. Arsitektur
┌──────────────────────────── Docker (Coolify) ────────────────────────────┐
│ FastAPI (uvicorn, port 8000) │
│ ├── UI: Jinja2 templates + sedikit JS vanilla (tanpa build step) │
│ ├── API: CRUD RPS/Portofolio, generate .docx │
│ ├── Generator dokumen: python-docx (refactor dari buat_template_rps.py) │
│ └── SQLite ←── volume persisten Coolify (/data/app.db) │
└──────────────────────────────────────────────────────────────────────────┘
Seed data: JSON kurikulum diekstrak dari dashboard-deploy/index.html (baris 237)
Prinsip: satu container, tanpa build frontend, tanpa dependensi eksternal saat runtime. Form dirender server-side; interaktivitas (tambah baris minggu, hitung total bobot) pakai JS vanilla inline.
4. Model data
Entitas kurikulum (read-only, di-seed sekali dari JSON dashboard, bisa di-reseed):
cpl— kode, deskripsimk— kode, nama, sks, semestercpmk— kode, deskripsi, relasi ke CPLsub_cpmk— kode, uraian, relasi ke CPMK & MK
Entitas isian dosen:
rps— satu per MK per tahun ajaran:- identitas (bobot teori/praktikum, prasyarat, dosen pengampu, koordinator, kaprodi)
- deskripsi singkat MK
- pilihan CPL/CPMK/Sub-CPMK yang dibebankan (default: semua hasil pemetaan, bisa dikurangi)
rps_minggu— 16 baris (minggu, sub-CPMK, indikator, kriteria & bentuk penilaian, metode & estimasi waktu, materi & referensi, bobot %) — minggu 8 = UTS, 16 = UASrps_bobot— rekap komponen penilaian (Tugas/Kuis, Praktikum, UTS, UAS)rps_referensi— daftar pustaka (APA)- status:
draft/selesai,updated_at,updated_by(nama diketik bebas)
portofolio— satu per MK per semester berjalan; struktur field mengikuti template yang akan diberikan (umumnya: realisasi pembelajaran, ketercapaian CPMK, distribusi nilai, refleksi, rencana perbaikan)
Entitas pengukuran (lihat §7):
nilai_komponen— realisasi skor per komponen penilaian per MK per semester (rata-rata kelas 0–100; opsional per mahasiswa via impor CSV pada tahap lanjut)- Bobot penilaian per Sub-CPMK tidak perlu entitas baru — sudah terkandung di
rps_minggu.bobot(tiap baris minggu terikat ke Sub-CPMK) danrps_bobot
5. Arah visual (UI)
Kekhawatiran user: tampilan tidak boleh terasa "template buatan AI". Kesepakatan kerja:
- Tanpa framework CSS (tanpa Tailwind/Bootstrap) — CSS ditulis tangan mengikuti satu arah visual yang dipilih dari mockup.
- Tiga kandidat arah sudah dibuat sebagai mockup nyata (artifact
Arah Visual — Aplikasi RPS & Portofolio):- A · Dokumen Dinas — tata naskah resmi: kop bergaris ganda, Times New Roman,
tabel bergaris penuh, biru
#1F4E79dari template Word, status berupa stempel. - B · Lembar Kerja Teknik — kertas milimeter, blok judul gambar teknik, monospace untuk data, aksen oranye drafting.
- C · Papan Prodi — modernisme layanan publik: blok warna datar hijau pinus + marigold, huruf Bahnschrift besar, sudut siku, tanpa bayangan.
- A · Dokumen Dinas — tata naskah resmi: kop bergaris ganda, Times New Roman,
tabel bergaris penuh, biru
- Orientasi layout landscape/lebar (keputusan user, 14 Jul 2026): "kertas"
aplikasi selebar
min(96vw, 1720px)— memudahkan pengisian tabel mingguan dan selaras dengan format RPS UNTAN yang memang landscape. - Arah terpilih: A · Dokumen Dinas (keputusan user, 13 Jul 2026) — palet, tipografi,
dan komponen (tabel, chip status, tombol, form) dibakukan jadi style guide kecil
di
app/static/dan dipakai konsisten di seluruh halaman.
6. Alur pengguna
- Beranda — daftar 49 MK + status RPS/Portofolio (belum ada / draft / selesai). Ini sekaligus jadi tampilan pantauan untuk kaprodi.
- Pilih MK → form RPS terbuka dengan bagian B/C/D sudah terisi dari pemetaan.
- Dosen melengkapi identitas, deskripsi, tabel mingguan, bobot, referensi. Validasi ringan: total bobot harus 100 %, minggu 8/16 terkunci sebagai UTS/UAS, saran kata kerja operasional Bloom (C1–C6) pada uraian.
- Simpan kapan saja (draft) → Unduh .docx kapan saja; dokumen selalu digenerate ulang dari data terkini sehingga format pasti konsisten.
- Alur portofolio serupa: pilih MK → sebagian terisi dari RPS-nya → lengkapi → unduh.
7. Pengukuran ketercapaian CPL & CPMK — inti OBE
Dashboard yang ada (dashboard-deploy/index.html) memuat graf relasi lengkap
CPL → CPMK → MK → Sub-CPMK (549 Sub-CPMK) + matriks MK × CPL, tapi tanpa bobot dan
tanpa nilai — ia memetakan desain kurikulum, belum mengukur realisasinya.
Aplikasi ini melengkapi dua bahan yang hilang itu:
| Bahan | Sumber di aplikasi |
|---|---|
| Relasi Sub-CPMK–CPMK–CPL–MK | Seed dari JSON dashboard (read-only) |
| Bobot penilaian per Sub-CPMK | Tabel mingguan (F) & rekap bobot (G) pada form RPS |
| Nilai realisasi | Form portofolio: rata-rata kelas per komponen penilaian |
Rumus penggulungan (roll-up):
- Ketercapaian Sub-CPMK = skor komponen penilaian yang menilainya (bila dinilai >1 komponen: rata-rata tertimbang bobot).
- Ketercapaian CPMK dalam satu MK = Σ(bobot × skor Sub-CPMK pendukung) / Σ bobot.
- Ketercapaian CPMK tingkat prodi = rata-rata ketercapaian CPMK itu lintas semua MK yang mengukurnya (bagi rata, default — lihat catatan di bawah).
- Ketercapaian CPL = rata-rata ketercapaian CPMK pendukungnya (bagi rata).
Catatan bobot antar-MK (hasil audit spreadsheet
Draft Kurikulum Terbaru 2025.xlsx, 13 Jul 2026): tidak ada matriks bobot kontribusi MK→CPL di dokumen kurikulum. Sheet(%)Pemetaan CPL-MKhanya biner (1 = memikul) + kolom "beban CPL" (SKS + jumlah CPL) untuk cek beban, dan sheet 18 hanya distribusi MK per semester. Karena itu default mengikuti praktik umum panduan KPT/OBE Dikti: rata-rata sederhana dua tahap (MK → CPMK → CPL). Opsi tertimbang SKS disediakan sebagai toggle pengaturan prodi; matriks kontribusi manual = fitur lanjutan bila prodi kelak menetapkannya.
- Ambang ketercapaian (mis. ≥ 70 = tercapai) dapat diatur di pengaturan prodi.
Default bobot komponen penilaian untuk prefill rekap bobot (G) di form RPS —
diambil dari sheet Asessement draft kurikulum (Tabel 25): Kuis 15 %,
UTS 20 %, UAS 30 %, Tugas 35 %. Dosen bebas mengubahnya per MK.
Keluaran pengukuran:
- Halaman Rekap Ketercapaian — skor CPL & CPMK tingkat prodi per semester, daftar CPL/CPMK di bawah ambang, dan MK mana penyumbangnya (pelengkap dashboard pemetaan yang sudah ada).
- Tabel ketercapaian CPMK otomatis masuk ke dokumen portofolio tiap MK.
- Validasi di form RPS: setiap Sub-CPMK yang dipetakan ke MK harus ternilai oleh minimal satu komponen — jika tidak, CPMK/CPL-nya tidak akan pernah terukur (deteksi celah sejak perencanaan).
Keputusan final (disepakati user, 13 Jul 2026, hasil kajian "auditor OBE"):
- Bobot antar-MK: bagi rata dua tahap + terdokumentasi. Aplikasi menyediakan halaman Metodologi Pengukuran yang bisa dicetak (rumus roll-up, ambang, periode) sebagai jawaban baku untuk asesor. Toggle SKS ada tapi baru diaktifkan bila ada keputusan resmi prodi.
- Nilai per mahasiswa sejak awal di lapisan data. Pintu masuk utama: unggah Excel nilai (yang sudah dibuat dosen untuk SIAKAD). Ketik rata-rata kelas tetap boleh sebagai transisi, tapi MK tersebut ditandai "bukti agregat" di rekap. Rekap ketercapaian menampilkan kelengkapan bukti per CPL (x dari y MK pemikul sudah setor nilai) berdampingan dengan skor.
- Kisi-kisi komponen × Sub-CPMK tampil, terisi otomatis dari tabel mingguan (bagi rata), dapat dikoreksi dosen, dan tercetak sebagai lampiran di dokumen RPS/portofolio (bukti constructive alignment).
- Pengaturan prodi (ambang kelulusan, skala huruf mutu, bobot default
komponen) jadi halaman sendiri — menggantikan kebijakan pinjaman dari pedoman
kampus lain yang ditemukan di sheet
Asessement.
Temuan data yang memengaruhi UI rekap: distribusi pemikul timpang (CPL-03: 27 MK vs CPL-10: 6 MK; CPMK-043/101/103 hanya diukur 2 MK) → indikator kelengkapan bukti wajib tampil; granularitas tinggi (median 10, maks 24 Sub-CPMK/MK) → kisi-kisi wajib prefill otomatis.
8. Generator dokumen
Keputusan format (user, 13 Jul 2026): RPS memakai format resmi UNTAN
(RPS Template.docx, standar Dikti SN-Dikti Permendikbud 3/2020 — landscape,
satu tabel besar berlogo UNTAN); portofolio dibuat sebagai .docx dengan
struktur mengikuti Contoh Portofolio MK 040126.xlsx (10 bagian, termasuk
Evaluasi Ketercapaian yang diisi mesin roll-up tahap 2).
generator/rps_untan.py— pendekatan isi-template-asli: file template resmi dimuat, sel diisi data, baris CPL/CPMK/Sub-CPMK/mingguan digandakan dari baris prototipe (merge & gaya ikut tersalin), teks petunjuk pengisian dibuang, kop diganti identitas prodi (fakultas/prodi via envFAKULTAS/PRODI), plus lampiran kisi-kisi asesmen. Logo UNTAN bawaan template ikut tersalin otomatis; logo yang sama dipakai di kop aplikasi web (static/logo-untan.png).generator/rps_docx.py— generator format APTIKOM 2024 (versi awal), disimpan sebagai alternatif; tidak dipakai rute unduh.generator/portofolio_docx.py— tahap 2, meniru struktur contoh xlsx dalam bentuk .docx.
9. Struktur proyek
rps-portofolio-app/
├── app/
│ ├── main.py # FastAPI, routing
│ ├── db.py # SQLite (sqlite3/SQLModel), skema & seed
│ ├── generator/
│ │ ├── rps_docx.py
│ │ └── portofolio_docx.py
│ ├── templates/ # Jinja2: beranda, form RPS, form portofolio
│ └── static/ # css + js vanilla
├── seed/kurikulum.json # hasil ekstraksi dari dashboard
├── Dockerfile
├── requirements.txt
└── RANCANGAN.md
10. Tahapan pengerjaan
- MVP RPS — seed data kurikulum, beranda status, form RPS, generate .docx, Dockerfile.
- Portofolio + Pengukuran — setelah template diterima: analisis struktur, form portofolio, input nilai komponen, mesin roll-up ketercapaian CPMK/CPL, halaman Rekap Ketercapaian, generator .docx portofolio.
- Penyempurnaan — duplikasi RPS antar tahun ajaran, ekspor PDF, rekap ketercapaian CPMK lintas MK, backup/ekspor seluruh database ke JSON.
11. Risiko & mitigasi
- Tanpa login → bisa saling timpa: setiap simpan mencatat nama & waktu; riwayat
versi sederhana (simpan snapshot JSON tiap kali status berubah ke
selesai). - Data kurikulum berubah: seed dipisah sebagai JSON; ada perintah re-seed yang tidak menyentuh data isian dosen.
- SQLite di container: wajib volume persisten di Coolify (
/data), plus tombol ekspor database dari UI sebagai cadangan.