2026-06-09 16:47:49 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 16:47:49 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00
2026-06-09 15:29:53 +07:00

WebGIS Poverty Mapping Kota Pontianak

Informasi Proyek

Keterangan Detail
Nama Proyek WebGIS Poverty Mapping Kota Pontianak
Jenis Sistem Sistem Informasi Geografis berbasis Web
Mata Kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG)
Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura
Pengembang Talitha Syakirah Artanti
NIM D1041231013
Dosen Pengampu Dr. Ir. Yus Sholva, ST., MT., CPro.

Deskripsi Singkat

WebGIS Poverty Mapping Kota Pontianak adalah aplikasi Sistem Informasi Geografis berbasis web yang digunakan untuk memetakan data masyarakat prasejahtera, laporan cepat masyarakat, histori bantuan, serta data rumah ibadah sebagai potensi pendukung penyaluran bantuan sosial.

Sistem ini dikembangkan menggunakan PHP native, MySQL, JavaScript, Leaflet.js, dan OpenStreetMap. Fokus utama aplikasi adalah membantu visualisasi persebaran masyarakat prasejahtera di Kota Pontianak, memantau laporan masyarakat, mencatat histori bantuan, serta menampilkan rumah ibadah dalam bentuk titik lokasi dan radius jangkauan.

Tujuan Sistem

Tujuan dari sistem ini adalah:

  1. Menampilkan persebaran masyarakat prasejahtera pada peta digital.
  2. Menyediakan fitur laporan cepat dari masyarakat umum.
  3. Membantu admin dalam memvalidasi dan mengelola laporan masyarakat.
  4. Mencatat histori bantuan yang diterima masyarakat prasejahtera.
  5. Menampilkan rumah ibadah sebagai potensi pemberi atau pendukung bantuan.
  6. Menyediakan dashboard ringkasan bagi admin, wali kota, dan dinas terkait.
  7. Menyediakan fitur unduh data dalam format CSV untuk kebutuhan monitoring.

Struktur Folder

UAS_SIG_Talitha/
├── 1_Pemetaan_SPBU/
├── 2_Jalan_ParsilTanah_dan_Layer/
├── 3_PovertyMapping/
├── env.php
├── .env.example
├── .gitignore
└── README.md

Keterangan:

  • 1_Pemetaan_SPBU/ berisi pengembangan awal WebGIS untuk pemetaan SPBU.
  • 2_Jalan_ParsilTanah_dan_Layer/ berisi pengembangan awal WebGIS untuk data jalan, parsil tanah, dan layer peta.
  • 3_PovertyMapping/ merupakan aplikasi utama/final yang digunakan untuk sistem WebGIS Poverty Mapping Kota Pontianak.
  • env.php digunakan untuk membaca konfigurasi database dari environment variable.
  • .env.example berisi contoh konfigurasi environment.
  • .gitignore digunakan untuk mencegah file sensitif dan file tidak diperlukan masuk ke repository.
  • README.md berisi dokumentasi proyek.

Fokus Aplikasi Final

Aplikasi final berada pada folder:

3_PovertyMapping/

Aplikasi ini tidak lagi menampilkan data SPBU, jalan, dan parsil tanah sebagai fitur utama. Folder SPBU dan jalan/parsil tetap disertakan sebagai bagian dari riwayat pengembangan tugas, tetapi sistem final yang digunakan untuk penilaian adalah Poverty Mapping.

Fitur Utama

1. Peta Digital

Sistem menampilkan peta digital Kota Pontianak menggunakan Leaflet.js dan OpenStreetMap sebagai basemap. Peta digunakan untuk menampilkan titik masyarakat prasejahtera, titik laporan masyarakat, dan titik rumah ibadah.

2. Data Masyarakat Prasejahtera

Admin dapat mengelola data masyarakat prasejahtera, meliputi:

  • nama kepala keluarga;
  • NIK;
  • tanggal lahir;
  • pendidikan;
  • riwayat penyakit;
  • jumlah KK;
  • alamat;
  • kecamatan;
  • kelurahan;
  • status bantuan;
  • latitude dan longitude.

Data masyarakat prasejahtera ditampilkan dalam bentuk marker pada peta dan tabel pada dashboard.

3. Laporan Cepat Masyarakat

Masyarakat umum dapat mengirim laporan tanpa login melalui peta. Data laporan meliputi data pelapor, kategori laporan, tujuan laporan, deskripsi, data warga yang dilaporkan, serta titik lokasi.

Status laporan terdiri dari:

  • Masuk
  • Ditinjau
  • Diproses
  • Selesai
  • Dijadikan Data Masyarakat
  • Ditolak

Laporan hanya dapat dijadikan data masyarakat prasejahtera setelah statusnya menjadi Selesai.

4. Auto Terhubung NIK/Nama

Sistem memiliki logika pencocokan otomatis berdasarkan NIK atau nama kepala keluarga. Jika laporan masyarakat memiliki NIK atau nama yang sama dengan data masyarakat prasejahtera yang sudah ada, sistem dapat menghubungkan laporan tersebut ke data lama agar tidak terjadi data ganda.

5. Histori Bantuan

Sistem mencatat histori bantuan yang diterima masyarakat prasejahtera. Data histori bantuan meliputi:

  • penerima bantuan;
  • jenis bantuan;
  • tanggal bantuan;
  • nominal bantuan;
  • sumber bantuan;
  • keterangan.

Histori bantuan dapat ditambahkan lebih dari satu kali untuk satu masyarakat prasejahtera, sehingga riwayat bantuan dapat dipantau secara berkala.

6. Rumah Ibadah

Sistem menampilkan data rumah ibadah sebagai titik lokasi dan radius jangkauan. Rumah ibadah dapat berupa:

  • Masjid;
  • Gereja;
  • Vihara;
  • Kelenteng;
  • Pura.

Data rumah ibadah digunakan sebagai indikator potensi pendukung bantuan sosial. Radius rumah ibadah tidak otomatis berarti masyarakat menerima bantuan, tetapi menjadi acuan spasial untuk melihat potensi jangkauan bantuan.

7. Relasi Bantuan dengan Rumah Ibadah

Dalam pengembangan terbaru, histori bantuan dapat dikembangkan agar memiliki relasi dengan rumah ibadah tertentu melalui kolom masjid_id. Dengan relasi ini, sistem dapat mencatat bahwa suatu masyarakat prasejahtera menerima bantuan dari rumah ibadah tertentu.

Konsep relasinya adalah:

penduduk_id = masyarakat penerima bantuan
masjid_id   = rumah ibadah pemberi bantuan

Jika bantuan berasal dari dinas atau sumber lain, maka masjid_id dapat dikosongkan. Jika bantuan berasal dari rumah ibadah, maka masjid_id diisi sesuai rumah ibadah pemberi bantuan.

8. Dashboard

Dashboard digunakan oleh pengguna yang memiliki akses login, yaitu admin, wali kota, dan dinas. Dashboard menampilkan:

  • ringkasan jumlah masyarakat prasejahtera;
  • jumlah laporan masuk, diproses, selesai, dan dijadikan data masyarakat;
  • jumlah histori bantuan;
  • jumlah rumah ibadah;
  • tabel laporan masyarakat;
  • tabel histori bantuan;
  • tabel masyarakat prasejahtera;
  • tabel rumah ibadah;
  • fitur download data CSV;
  • fitur kelola akun untuk admin.

9. Download Data

Sistem menyediakan fitur unduh data dalam format CSV untuk data utama, yaitu:

  • laporan masyarakat;
  • histori bantuan;
  • masyarakat prasejahtera;
  • rumah ibadah.

Hak Akses Pengguna

Role Hak Akses
Masyarakat Umum Mengirim laporan cepat tanpa login
Admin Mengelola data masyarakat, laporan, histori bantuan, rumah ibadah, akun pengguna, dashboard, dan download data
Wali Kota Melihat dashboard dan mengunduh data
Dinas Sosial Melihat laporan sesuai instansi dan menambahkan histori bantuan sosial
Dinas Kesehatan Melihat laporan sesuai instansi dan menambahkan histori bantuan terkait kesehatan

Alur Sistem

Alur Laporan Masyarakat

  1. Masyarakat membuka halaman peta.
  2. Masyarakat memilih lokasi pada peta.
  3. Masyarakat mengisi form laporan cepat.
  4. Sistem menyimpan laporan dengan status awal Masuk.
  5. Admin meninjau laporan.
  6. Status laporan dapat diubah menjadi Ditinjau, Diproses, atau Selesai.
  7. Setelah status Selesai, laporan dapat dihubungkan ke data masyarakat lama atau dijadikan data masyarakat baru.
  8. Data yang sudah valid masuk ke data masyarakat prasejahtera dan dapat digunakan untuk monitoring bantuan.

Alur Histori Bantuan

  1. Admin atau dinas memilih data masyarakat prasejahtera.
  2. Admin atau dinas mengisi jenis bantuan, tanggal, nominal, sumber bantuan, dan keterangan.
  3. Sistem menyimpan bantuan ke tabel histori bantuan.
  4. Data bantuan dapat dilihat pada dashboard dan diunduh dalam format CSV.
  5. Jika bantuan berasal dari rumah ibadah, sistem dapat mencatat rumah ibadah pemberi bantuan melalui masjid_id.

Alur Rumah Ibadah

  1. Admin menambahkan data rumah ibadah pada peta.
  2. Sistem menyimpan jenis, nama, PIC, alamat, koordinat, dan radius rumah ibadah.
  3. Sistem menampilkan marker dan radius rumah ibadah.
  4. Radius digunakan sebagai indikator potensi jangkauan bantuan.

Struktur Database Utama

Tabel users

Menyimpan data akun pengguna sistem.

Kolom Keterangan
id ID pengguna
nama Nama pengguna
username Username login
password Password terenkripsi
role Role pengguna
instansi Nama instansi untuk role dinas
created_at Waktu data dibuat

Tabel penduduk_kemiskinan

Menyimpan data masyarakat prasejahtera.

Kolom Keterangan
id ID masyarakat
nama_kepala_keluarga Nama kepala keluarga
nik Nomor Induk Kependudukan
tanggal_lahir Tanggal lahir
pendidikan Pendidikan terakhir
riwayat_penyakit Riwayat penyakit
jumlah_kk Jumlah anggota keluarga
alamat Alamat lengkap
kecamatan Kecamatan
kelurahan Kelurahan
status_bantuan Status bantuan
latitude Koordinat latitude
longitude Koordinat longitude
created_at Waktu data dibuat

Tabel laporan_masyarakat

Menyimpan laporan cepat dari masyarakat umum.

Kolom Keterangan
id ID laporan
penduduk_id Relasi ke data masyarakat jika sudah terhubung
nama_pelapor Nama pelapor
no_hp Nomor HP pelapor
kategori_laporan Kategori laporan
deskripsi Deskripsi laporan
aktor_tujuan Tujuan laporan
status_laporan Status laporan
data_nama_kepala_keluarga Nama warga yang dilaporkan
data_nik NIK warga yang dilaporkan
data_tanggal_lahir Tanggal lahir warga
data_pendidikan Pendidikan warga
data_riwayat_penyakit Riwayat penyakit warga
data_jumlah_kk Jumlah anggota keluarga
data_alamat Alamat warga
data_kecamatan Kecamatan
data_kelurahan Kelurahan
data_status_bantuan Status bantuan awal
latitude Koordinat latitude
longitude Koordinat longitude
created_at Waktu laporan dibuat

Tabel histori_bantuan

Menyimpan riwayat bantuan yang diterima masyarakat prasejahtera.

Kolom Keterangan
id ID histori
penduduk_id Relasi ke masyarakat penerima bantuan
masjid_id Relasi ke rumah ibadah pemberi bantuan jika sumber bantuan berasal dari rumah ibadah
jenis_bantuan Jenis bantuan
tanggal_bantuan Tanggal bantuan
nominal Nominal bantuan
sumber_bantuan Sumber bantuan
keterangan Keterangan tambahan
created_at Waktu data dibuat

Tabel masjid

Menyimpan data rumah ibadah. Nama tabel tetap menggunakan masjid untuk menyesuaikan struktur kode, tetapi isi tabel dapat memuat berbagai jenis rumah ibadah.

Kolom Keterangan
id ID rumah ibadah
jenis_rumah_ibadah Jenis rumah ibadah
nama_masjid Nama rumah ibadah
pic_masjid PIC atau penanggung jawab
alamat_masjid Alamat rumah ibadah
latitude Koordinat latitude
longitude Koordinat longitude
radius_meter Radius jangkauan
created_at Waktu data dibuat

Teknologi yang Digunakan

Teknologi Fungsi
PHP Native Backend dan pengolahan request
MySQL Penyimpanan data
JavaScript Interaksi antarmuka dan peta
Leaflet.js Library peta interaktif
OpenStreetMap Basemap
HTML Struktur halaman
CSS Tampilan antarmuka
Git Version control
Coolify Platform deployment aplikasi

Konfigurasi Environment

Project menggunakan file environment agar konfigurasi database tidak ditulis langsung di kode.

Contoh isi .env.example:

DB_HOST=127.0.0.1
DB_USER=root
DB_PASS=
DB_NAME=sig
DB_PORT=3306

File .env digunakan untuk konfigurasi lokal dan tidak boleh diunggah ke repository Git.

File yang Tidak Diunggah ke Git

File berikut tidak perlu diunggah ke repository:

.env
.env.*
!.env.example
.DS_Store
__MACOSX/
*.zip

Tujuannya adalah agar password database, file sistem Mac, dan file arsip tidak masuk ke repository.

Cara Menjalankan di Localhost

  1. Letakkan folder project pada direktori web server, misalnya htdocs.
  2. Buat database MySQL dengan nama sig.
  3. Import file SQL database yang tersedia.
  4. Salin .env.example menjadi .env.
  5. Sesuaikan konfigurasi database pada file .env.
  6. Jalankan Apache dan MySQL.
  7. Akses aplikasi melalui browser.

Contoh alamat akses:

http://localhost/UAS_SIG_Talitha/3_PovertyMapping/

Cara Deploy ke Coolify

  1. Push project ke repository Git.
  2. Pastikan file .env tidak ikut terunggah.
  3. Buat aplikasi baru di Coolify dari repository Git.
  4. Arahkan deployment ke folder 3_PovertyMapping.
  5. Buat database MySQL pada Coolify.
  6. Import file SQL database.
  7. Isi Environment Variables pada Coolify:
DB_HOST=host_database
DB_USER=user_database
DB_PASS=password_database
DB_NAME=nama_database
DB_PORT=3306
  1. Jalankan deploy aplikasi.
  2. Akses aplikasi melalui domain yang diberikan oleh Coolify.

Catatan Keamanan

  1. Password pengguna disimpan dalam bentuk hash.
  2. File .env tidak diunggah ke repository.
  3. Query database menggunakan prepared statement pada proses utama.
  4. Hak akses dibedakan berdasarkan role pengguna.
  5. Data masyarakat prasejahtera hanya digunakan untuk kebutuhan pemetaan dan monitoring bantuan.

Catatan Pengembangan

Sistem ini dikembangkan untuk kebutuhan tugas mata kuliah Sistem Informasi Geografis. Aplikasi masih dapat dikembangkan lebih lanjut, seperti:

  • penambahan filter berdasarkan kecamatan atau kelurahan;
  • integrasi laporan PDF;
  • analisis spasial lebih lanjut;
  • notifikasi tindak lanjut laporan;
  • validasi data kependudukan yang lebih lengkap;
  • visualisasi bantuan berdasarkan sumber bantuan;
  • relasi histori bantuan dengan rumah ibadah secara penuh melalui masjid_id.

Kesimpulan

WebGIS Poverty Mapping Kota Pontianak merupakan aplikasi pemetaan berbasis web yang membantu visualisasi data masyarakat prasejahtera, laporan masyarakat, histori bantuan, dan rumah ibadah. Sistem ini mendukung proses monitoring bantuan melalui peta digital, dashboard, role pengguna, dan data yang dapat diunduh. Dengan adanya fitur laporan cepat dan histori bantuan, sistem dapat menjadi media pendukung dalam pengelolaan data sosial masyarakat prasejahtera di Kota Pontianak.

S
Description
D1041231013 Talitha Syakirah Artanti - Tugas Besar SIG WebGIS Poverty Mapping untuk pemetaan masyarakat prasejahtera Kota Pontianak, dilengkapi project tugas kelas, data spasial, database, dan landing page akses aplikasi.
Readme 133 KiB
Languages
PHP 81.3%
CSS 15.3%
Hack 3.3%
Dockerfile 0.1%